Pages

Kamis, 23 Januari 2014

Problem of Demokrasi


Problem of Demokrasi
Problem of Demokrasi. Hal ini sudah sangat sering kita dengar di berbagai hal, karena konon katanya demokrasi ini adalah system yang sudah di terapkan di Negara kita Indonesia.banyak ilmuan Indonesia yang membahas tentang demokrasi atau arti makna tertepnting Demokarsi dalam tatanan keneragaan dalam mengatur apapun yang ada did lam Negara tersebut.Dan tak lupoa pula bahwa bapak  pertama Negara ini yaitu Soekarno serta rekannya Mohammad Hatta mempunyai pandangan tersendiri terhadap makna dari Demokrasi.
Sudah sangat jelas bahwa Negara ini mempunyai permasalahan tentang mengenai Demokrasi ,banyak kita temui masalah masalah pelik yang dihadapi saat ini yang menyangkut tentang makna sebernarnya dari demokrasi itu sendiri, disni saya akan memaparkan beberapa permasalahan demokrasi yang kita hadapi saat ini :
a.       Pesamaan di mata hukum
Jika kita berbicara mengenai masalah demokrasi tentunnya hal yang satu ini adalah masalah beban terbesar
tentang demokrasi.jika kita flashback lagiu kebelakang bahwa Negara ini menganut asas Demokrasi Pancasila,dan jika kita berbicara tentang permasalahan persamaan di mata hukum tentunya kita merujuk kepada Pancasila sila ke -2, Kemanusiaan yang adil dan beradap dan sila ke-5, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Banyak permasalahan hukum yang katanya dalam system demokrasi ini warga Negara mempunyai kedudukan yang sama di mata hukum akan tetapi hal itu belum lah berlangsung mulus semulus tulisan ini, banyak orang orang di negeri ini dengan kekakayaan dan kekuasaan yang dimilkinya dapat membeli hukum yang ada. Contoh kongretnya ialah salah satunya kasus Bank Century dimana sudah 3 tahun berlangsung ssampai sekarang belum terselesaikan, ini membuktikan bahwa hukum ini tak berdaya untuk menerjang orang di balik kasus ini oleh karena orang tersebut konon katanya adalah salah satu orang yang memilki kekusaan tertinggi di negeri ini.selain kasus tersebut masih banyak lagi kasus kasus yang lainnya misalnya kasus kecelakaan lalu lintas yang menyeret anak anak orang yang memiliki kekayaan dan kekuasaan (kasus Rasyid Hattaradjasa,AQJ dll).
b.      GOLPUT (Golongan Putih)
Golongan putih stigma itu sudah berkembang dengan subur dikalangan masyarakat saat ini, ada opini yang mengatakan golput=demokrasi ,meskipun itu hal  yang jelas salah namun itu cukup mewakili perasaan masyarakat saat ini dimana golput juga pilihan, hal itu dapat terjadi pasti adanya alasan tersendiri.namun salah satu yang memicu ada golongan putih ini ialah rasa tidak percaya masyarakat terhadap pemimpin saat ini atau calaon pemimpin yang akan maju di putaran pemilihan umum.Tingginya tingkat golput dalam masyarakat terbukti dimana terjadi pada pemilu tahun 2009 dimana 20,99% (www.kpu.go.id) masyarakat Indonesia memilih untuk golput, disini kita lihat bahwa hamper 30% suara yang golput sehingga timbul suatu opini yang mengatakan bahwa yang menjadi pemenang pemilu tahun 2009 adalah Golongan putih.melihat hal itu sungguh mirisnya kondisi masyarakat kita saat ini, nerdasarkan berbagai survey dilakukan baik penyelenggara dari pemerinta ataupun dari pihak swasta mengatakan bahwa tingkat pasrtisipasi masyarakat dalam pemilu semakin mengalami penurunan dari setiap tahunnya.

c.       Money Politik
Money politik saat ini sudah menjadi hal yang wajar terrjadi dalam masyarakat pada era baru ini, hal itu dapat terjadi ialah karena semakin banyakanya orang yang ingin menjadi pejabat untuk memperoleh kekuasaan pada suatu lemabaga atau instansi .hal ini merupakan salah satu lumpur yang mengotori wajah demokrasi Indonesia saat ini , jadi wajar jika melihat banyak pejabat pejabat korupsi karena dari awal mereka merengkung jabatan tersebut di mulai dengan kekuatana uang (money politik). Jadi akar dari semua korupsi yang terjadi di Negara ini adalah berwala dari Money politik itu sendiri.hal ini terjadi karena individu (oknom) ini melakukan korupsi berdalih untuk mengambalikan modal yang telah di keluarkannya lebih dahulu.salah satu buktinya nyata ialah kasus yang menyangkut mantan Ketua MK (Akil Mukhtar)  dimana ia menerima suap dari sengketa pilkada di salah satu provinsi di kalimantan dan masih banyak kasus lainya dimana menurut rumor yang beredar salah satunya kasus sengketa pilkada Sum-Sel baru-baru ini.

d.      Upah Minimum Regional (UMR)
 UMR menjadi salah satu standar tingkat kemakmuran dan kesejahteraan dalam suatu Negara, dimana di semakin tinggi pendapatan penduduk makin sejahtera pula tarap hidup mereka.UMR ini menjadi salah satu masalah demokrasi yang ada di Indonesia ,  menujung tinggi kebebasan setiap warga untuk mendapatkan kehidupan layak , namun dapat kita lihat sekarang dimana tarap UMR kita saat ini masih sangat rendah, contohnya UMP Provinsi Sum-Sel hanya Rp1.825.000,- tahun 2014 (www.republika.com), hal itu tidak sebanding dengan pengeluaran yang harus di keluarkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Hal ini masih banyak mengakibatkan masyarakat di Indonesia masih di bawah garis kemiskinan.



Rujukan bacaan
Buku kewarganegaraan,buku ajar MPK Universitas Sriwijaya 2011
            www.kpu.go.id
            www.republika.co.id
            www.detik.com




Tidak ada komentar:

Posting Komentar